SKRIP BANER ATAS
INFO TPHPKABAR TERKINI

Penguatan Sentra Pangan di Banggai, TPHP Siapkan Rp30 Miliar

10
×

Penguatan Sentra Pangan di Banggai, TPHP Siapkan Rp30 Miliar

Sebarkan artikel ini
Subhan Lanusi

PORTAL LUWUK – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai memastikan pelaksanaan program dapat berjalan sesuai perencanaan anggaran tahun 2025.

Selaku instansi teknis, instansi yang dipimpin Subhan Lanusi ini telah melakukan sinkronisasi program pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

“Ada banyak program yang sudah kami terima, mulai dari Musrenbang hingga kebijakan pak Bupati selaku pimpinan daerah,”ujarnya kepada Portalluwuk.com beberapa waktu lalu.

Meski tidak semua usulan dapat terakomodir, namun dalam melaksanakan setiap program wajib mendasari apa yang diamanatkan dalam visi-misi pemerintahan Bupati Amirudin dan Wakil Bupati Furqanuddin Masulili.

Baca Juga :  Kondisi Arus Mudik Pelabuhan Pagimana Mulai Membludak

Berkaitan program Gerbang Pangan yang digagas pemerintahan AT-FM untuk meningkatkan keamanan dan ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Banggai, Subhan kembali menjelaskan bahwa itu merupakan tindak lanjut dari turunan program Asta Cita Presiden dan sembilan Program Berani milik Gubernur Sulteng saat ini.

“Untuk saat ini kami pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran dari APBD sekitar Rp 30 miliar untuk membiayai beberapa program di 13 kecamatan yang menjadi sentra pangan,”imbuhnya.

Adapun 13 kecamatan dimaksud yakni, Kecamatan Toili Barat, Toili Jaya, Toili, Moilong, Batui Selatan, Batui, Luwuk Timur, Masama, Lamala, Bualemo, Bunta, Nuhon, Simpang Raya dan Pagimana.

Baca Juga :  Bidang Pengairan PUPR Banggai Harap Warga Turut Berperan Menjaga Kebersihan Saluran Drainase

Anggaran puluhan miliar tersebut untuk pembiayaan program seperti, pembangunan jalan usaha tani/jalan produksi, rehab jaringan irigasi tersier dan alat mesin pertanian, maupun Saprodi lainnya seperti pupuk hayati cair, pupuk NPK, organik cair.

“Yang pasti kami hanya menjalankan apa yang menjadi instruksi dari bapak Bupati dalam hal memberikan pelayanan publik terkait hal hal yang mendasar untuk kepentingan peningkatan produksi pertanian dan produktivitas para petani di daerah,”tutupnya.*