SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
SCHOOL TODAY

Polres Banggai Dikunjungi Anak PAUD dan Murid SD, Bermain Sambil Belajar Polantas

372
×

Polres Banggai Dikunjungi Anak PAUD dan Murid SD, Bermain Sambil Belajar Polantas

Sebarkan artikel ini
Anak PAUD dan Murid SD mengunjungi Makopolres Banggai untuk belajar mengenal polisi lalu lintas (Foto : Humas Polres Banggai)

PORTAL LUWUK – Satlantas Polres Banggai menerima kunjungan anak PAUD Terpadu Integral Yaa Bunayyah Hidayatullah dan murid SD Integral Hidayatullah Luwuk Banggai di Mapolres Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (23/2/23).

Kedatangan puluhan anak usia dini ini disambut KBO Satlantas Ipda Yobersand Tandondo, Kanit Kamsel Aiptu Saripudin MB dan sejumlah personel Polres Banggai.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Selama berada di Mako Polres Banggai, murid murid ini banyak mengenal tugas pokok polri, bernyanyi, perkenalan tanda rambu lalu lintas serta mengelilingi mako menggunakan mobil patroli.

Baca Juga :  Police Goes To School, Ajak Siswa Tertib Berlalu Lintas

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengenalan bagi anak usia dini,”kata Kasi Humas Polres Banggai Iptu Al Amin S. Muda.

Tak hanya itu lanjut Amin, pihaknya juga berpesan agar anak anak belajar yang baik, berbakti kepada orang tua, bangsa dan negara serta menjadi anak yang soleh dan soleha.

“Dengan adanya kegiatan ini kami harap mereka nanti bisa lebih menanamkan kecintaanya kepada kepolisian dan mematuhi segala peraturan perundang-undangan yang berlaku,”harapnya.

Baca Juga :  Gara Gara Cemburu Buta, Siswi SMP Negeri 4 Nuhon Banggai Teraniaya

Terpisah, Kapolres Banggai AKBP Ade Nuramdani SH, SIK, MM mengatakan, kegiatan seperti ini bertujuan menghilangkan image kepolisian yang ditakuti anak anak.

“Sehingga image polisi yang ditakuti anak akan hilang, dengan begitu mental anak yang awalnya takut dengan polisi akan berubah menjadi sahabat,”ujarnya.*