SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAI

Jasad Dua Bocah Kaka Beradik Terseret Sungai Singkoyo, Ditemukan 1,5 KM dari TKP

5013
×

Jasad Dua Bocah Kaka Beradik Terseret Sungai Singkoyo, Ditemukan 1,5 KM dari TKP

Sebarkan artikel ini
Jenajah dua bocah kaka beradik yang terseret sungai Singkoyo Toili Banggai disemayamkan (Foto : Polres Banggai)

PORTAL LUWUK – Jasad dua bocah kaka beradik terseret sungai Singkoyo, Toili, Banggai, Sulawesi Tengah, pada Minggu (21/5/23) lalu, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekira pukul 13.30 Wita.

Penemuan dua jasad tersebut setelah Tim SAR Gabungan terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Rapi, Senkom dan masyarakat kembali melakukan pencarian hari kedua dengan menyisir sungai Singkoyo, Senin (22/5/23).

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Kapolsek Toili IPTU Nanan Afrioko yang memimpin pencarian mengatakan, tim dibekali perahu karet Basarnas dan perahu milik warga sekitar. Selain itu pencarian menggunakan alat penyelam dan pendukung SAR lainnya.

Baca Juga :  Hadiri Pelantikan Ketua TP-PKK dan Bunda PAUD di Batara, Ini Pesan Wakapolsek Balantak

“Pencarian membuahkan hasil, sekira pukul 13.30 Wita. Jasad korban Afkar (9) pertama ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jaraknya sepanjang 1,5 kilometer dari TKP awal,”jelas IPTU Nanan Afrioko.

Pada pukul 15.30 Wita, upaya pencarian kembali membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan korban kedua Ima Nafzifa (11) dalam keadaan tak bernyawa, dengan jarak 1,2 kilometer dari lokasi awal korban hanyut.

Baca Juga :  Tingkatkan Kompetensi, Komunitas Belajar Guru PAUD di Banggai Ikuti Pelatihan

“Kedua korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa menuju Puskesmas Toili II, kemudian disemayamkan di rumah duka di Desa Jaya Kencana, Toili, Banggai,”ungkapnya.

Dengan penemuan jasad korban, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh potensi SAR yang terlibat dalam proses pencarian ini.

IPTU Nanang menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama membiasakan hidup mengutamakan keselamatan, agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.*