SKRIP BANER ATAS
BANGGAIINFO DKISPKABAR TERKINI

Bimtek Penguatan Bumdes Diikuti 291 Direktur Desa di Banggai

13
×

Bimtek Penguatan Bumdes Diikuti 291 Direktur Desa di Banggai

Sebarkan artikel ini
Para peserta Bimtek pengelolaan Bumdes yang dilaksanakan DPMD Banggai (Foto : DKISP)

PORTAL LUWUK – Dalam upaya memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai lokomotif penggerak ekonomi lokal, Pemkab Banggai melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan menghadirkan peserta seluruh Direktur BUMDes se-Kabupaten Banggai.

Kegiatan ini digelar Rabu (3/12/2025) bertempat di Estrella Hotel and Conference Luwuk dan dibuka Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Program ini juga merupakan upaya strategi desa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi pengelola BUMDes.

Wabup Furqanuddin menyebutkan, berdasarkan data tahun 2024, jumlah Bumdes yang aktif sebanyak 134, 145 Bumdes kategori kurang aktif dan 12 Bumdes lainnya belum terbentuk.

“Sejak kepemimpinan kami 2021-2025, sebanyak 102 Bumdes diberikan penguatan permodalan usaha dengan total anggaran Rp.11,5 Milyar. Untuk Bumdes kategori aktif sudah ada bantuan yang diberikan hingga Rp500 Juta,”tuturnya.

Ia mendorong para direktur untuk terus belajar, berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan yang terjadi di sektor ekonomi desa.

Baca Juga :  Perkuat Peran Budaya Lokal Dikancah Internasional, Banggai Jadi Peserta CHANDI 2025 di Sanur Bali

Furqanuddin menekankan Bumdes tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi menjadi instrumen penciptaan lapangan kerja. Menggerakkan potensi lokal dan mendorong hadirnya inovasi yang dapat meningkatkan pendapatan desa.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemberdayaan Desa, Dariyanto Sangkota, melaporkan, Bimtek tahun ini diikuti direktur di 291 desa. Menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu forum pembelajaran terbesar bagi pengelola BUMDes di Kabupaten Banggai.

Kegiatan ini diselenggarakan melalui kerja sama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Banggai dan PT Panca Amara Utama.

Peserta akan mendapatkan materi untuk menjawab dinamika pengelolaan BUMDes di era modern. Mulai dari penguatan kelembagaan, strategi bisnis desa, pengembangan unit usaha, hingga pengelolaan keuangan yang efektif dan transparan.

Salah satu bagian terpenting dari Bimtek ini dengan hadirnya narasumber Direktorat Pengembangan Kelembagaan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal (Kementerian Desa PDT RI),Moh. Rifai Lamasana dan Nunung Suhartin Lasadam.

Baca Juga :  Semua Terpantau CCTV, Pemda Akan Buat Fasilitas Ruang Kendali Terpusat di Kota Luwuk

Kehadiran mereka berdua telah memberikan nilai tambah penyampaian materi. Para peserta dapat langsung memperoleh gambaran mengenai kebijakan nasional, pemutakhiran regulasi dan arah penguatan kelembagaan BUMDes yang menjadi fokus pemerintah pusat.

Lebih dari itu, paparan dari kementerian memberikan perspektif yang lebih luas mengenai peran BUMDes dalam mendukung transformasi ekonomi desa secara berkelanjutan.

Tidak hanya sebatas penyampaian materi, forum ini juga memberikan kesempatan bagi para direktur untuk bertukar pandangan.

Mengidentifikasi tantangan di lapangan dan merumuskan strategi yang dapat diterapkan pada masing-masing desa.

Dengan kapasitas yang semakin baik, BUMDes diharapkan dapat memperkuat kontribusinya sebagai lokomotif ekonomi desa. Sekaligus menghadirkan inovasi dan peluang usaha baru yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.*