SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
HUKUM

Tim Kejagung Tangkap Politisi Partai NasDem Yahdi Basma di Batam

567
×

Tim Kejagung Tangkap Politisi Partai NasDem Yahdi Basma di Batam

Sebarkan artikel ini
Penangkapan Yahdi Basma oleh Tim Kejaksaan Agung Ri di Batam (Foto : Istimewa)

PORTAL LUWUK – Tim Kejaksaan Agung RI berhasil menangkap Yahdi Basma. Buronan Kejagung RI ini sebelumnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Palu.

Informasi penangkapan sebagaimana dirilis Kepala Pusat Penerangan Hukum Jaksa Agung, Ketut Sumedana, Selasa (14/3/2023).

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Ia ditangkap bertempat di Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (13/03/23) sekira pukul 18.20 WIB.

Penangkapan politisi Partai NasDem Sulawesi Tengah sekaligus Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah ini, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1085 K/Pid.Sus/2022 Tanggal 23 Maret 2022.

Baca Juga :  Satlantas Polres Banggai Mulai Polototi Kendaraan Tak Lengkap, Razia Bersama Samsat Luwuk

Yahdi dinyatakan terbukti bersalah oleh Kejaksaan Negeri Palu, sesuai dakwaan tunggal Pasal 27 Ayat (3) jo Pasal 45 Ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca Juga :  Waspada! Bisnis Online Jual Beli Beras di Banggai, Banyak Korban Tertipu Ratusan Juta

Dengan pidana penjara selama 10 bulan dan pidana denda sebesar Rp 300.000.000 subsidair 1 bulan kurungan.

Pria kelahiran Makassar 16 Juli 1974 ini ketika dipanggil untuk dieksekusi tidak datang memenuhi panggilan. Ia kemudian dimasukkan dalam DPO.

Saat diamankan, terpidana kooperatif dan langsung dibawa Tim Kejagung menuju Kejaksaan Negeri Batam sambil menunggu Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Palu.*