PORTAL LUWUK—Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memacu percepatan infrastruktur olahraga di daerah. Setelah merampungkan perbaikan akibat insiden cuaca ekstrem sebelumnya, proyek pembangunan Venue Kolam Renang kini resmi berlanjut ke tahap kedua.
Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Permukiman (PBIP) Dinas PUPR Banggai, Ir. I Putu Jati Arsana, ST., MT., mengungkapkan bahwa perbaikan atas kendala tahap sebelumnya telah tuntas sejak bulan Agustus, dan kini pengerjaan langsung diarahkan pada fase lanjutan.
“Saat ini sudah mulai dikerjakan untuk tahap II, dan sudah mulai pengecoran,” ujar Jati Arsana ditemui bersama PPK PBIP Rika Amay, ST, pada Kamis 10 September 2026.
Ia menjelaskan, fokus utama dalam perbaikan sebelumnya terletak pada penguatan struktur rangka atap. Meskipun sempat terdampak cuaca ekstrem, material atap membran dipastikan tetap dipasang kembali karena kondisinya yang masih utuh dan berkualitas tinggi tanpa kerusakan fisik yang berarti.
Berdasarkan data tender, kontraktor yang keluar sebagai pemenang dan kembali dipercaya mengerjakan proyek Tahap II ini adalah penyedia jasa yang sama dengan pengerjaan tahap pertama, yakni Yerikho Abadi asal Tanjung Tuwis, Luwuk Selatan, dengan nilai kontrak negosiasi mencapai Rp14.900.000.000 dari pagu anggaran APBD 2026 sebesar Rp14,99 miliar.
Adapun penandatanganan kontrak untuk pengerjaan lanjutan ini telah dilakukan sejak akhir Agustus 2026. Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas PUPR Banggai, Dewa Supatriagama.
Jati Arsana tidak menampik bahwa proses tender ulang sempat menghadapi tantangan tersendiri. Penyedia jasa yang keluar sebagai pemenang tender tahap dua ini merupakan kontraktor yang sama dan pernah mengerjakan proyek tahap pertama.
Dalam proses tender sempat mengalami kegagalan pada lelang pertama karena hanya ada satu penawar. Paket tersebut kemudian dilelang ulang namun tetap hanya diminati oleh satu penyedia jasa. Hal ini kemungkinan besar diakibatkan oleh ketidakpastian anggaran. Seperti halnya pembangunan mess Pemda Banggai di Palu, lanjutan pembangunan venue kolam renang di Kilongan pun didanai DBH – KB.
Kendati demikian, Dinas PUPR Banggai berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh proses pembangunan ini agar berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan, demi menghadirkan fasilitas olahraga yang representatif dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Banggai. (*)
SKRIP BANER ATAS














