SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
INFO PENDIDIKAN

Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja di SMP Negeri 6 Kilongan Permai

591
×

Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja di SMP Negeri 6 Kilongan Permai

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja di SMPN 6 Kilongan Peemai. Nampak para siswa dan dewan guru ikut menjadi peserta

PORTAL LUWUK – Personil kepolisian sektor (Polsek) Luwuk memberikan pembinaan dan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba serta pencegahan kenakalan remaja kepada pelajar SMPN 6 Kilongan Permai, Sabtu (8/6/2024).

Sosialisasi yang digelar di ruang kelas sekolah itu dihadiri Kepala SMPN 6 Luwuk, Lurah Kilongan, Bhabinkamtibmas Bripka Seprianto, dan puluhan pelajar.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Bhabinkamtibmas dalam materinya menyampaikan pentingnya penyuluhan bahaya narkoba ini dilakukan pada kalangan pelajar sebagai bentuk perlindungan generasi penerus agar tidak terjerumus dalam perbuatan menyimpang.

Baca Juga :  Tingkatkan TIK, Gedung Laboratorium Komputer SMP Negeri 1 Bualemo Diresmikan

Ia juga mengingatkan agar pelajar memahami efek samping yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba, lem dan alkohol. Seperti gangguan kesehatan, mental, hingga kematian.

“Banyak efek buruk yang ditimbulkan dalam penyalahgunaan narkoba, mulai dari kesehatan, psikologis, dan kematian. Oleh karena itu, semua pihak memiliki dalam mengantisipasinya demi masa depan generasi bangsa,”katanya.

Ia juga mengimbau para pelajar untuk menghindari kenakalan remaja, diantaranya berkelahi, tawuran, bolos sekolah, mencuri, mengakses/menyebar konten pornografi, balap liar dan lainnya.

Baca Juga :  Police Goes To School, Ajak Siswa Tertib Berlalu Lintas

Menurutnya, kenakalan remaja banyak memiliki dampak buruk dalam kehidupan baik dari diri sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu para remaja perlu diberi pengawasan dan edukasi untuk mengantisipasinya.

Kendati begitu, ia meminta agar pihak sekolah, pihak terkait, keluarga, pelajar, dan masyarakat untuk ikut berperan membantu aparat dalam pencegahan kenakalan remaja,”jelasnya.*