SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAIINFO DKISPKABAR TERKINI

Baznas Banggai Gelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar di Sandakan Biak

274
×

Baznas Banggai Gelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar di Sandakan Biak

Sebarkan artikel ini
Asisten (II) Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai Mujiono saat memasangkan rompi tanda dimulainya pelatihan dasar (Foto : DKISP)

PORTAL LUWUK – Kolaborasi antarlembaga dan antarwilayah dalam upaya penanggulangan bencana di daerah perlu diperkuat.

Hal itu disampaikan Asisten (II) Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai Mujiono saat membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banggai, Jumat (15/8/2025), di lokasi wisata Sandakan, Desa Biak, Luwuk Utara.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Kesempatan itu menjadi momen pembentukan Baznas Tanggap Bencana (BTB) 4, yang melibatkan Baznas di 4 kabupaten, yakni Baznas Kabupaten Banggai Laut, Banggai Kepulauan, Tojo Una-una, dan Baznas Kabupaten Banggai.

Baca Juga :  Mendagri Tito Himbau Kepala Daerah Jaga APBD Supaya Tidak Bocor

Asisten II menyampaikan apresiasi pemerintah daerah atas peran aktif Baznas dalam upaya penanggulangan bencana.

“Selain memiliki peran utama dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, Baznas juga punya peran strategis membantu masyarakat yang terdampak bencana,”kata Mujiono.

Mujiono berharap, kolaborasi antara Baznas dan pemerintah daerah terus terjaga guna menyelesaikan persoalan persoalan sosial dan kebencanaan di daerah.

Ketua Baznas Provinsi Sulawesi Tengah Prof. Dr. Hj. Dahlia Syuaib pada kesempatan itu mengatakan, Baznas Tanggap Bencana (BTB) merupakan satu bentuk kepedulian Baznas dalam menghadapi persoalan kebencanaan.

Sebagai lembaga pemerintah non-struktural, Baznas dinilai lebih fleksibel dalam menyalurkan bantuan ke masyarakat.

Baca Juga :  Realisasi Pendapatan APBD Banggai 2024 Rp3,2 Triliun, Belanja Rp3,07 Triliun, Silva Rp377,65 Miliar

“Di saat lembaga lain terkendala dengan berbagai macam aturan dan keterbatasan anggaran, Baznas lebih luwes dalam menyalurkan bantuan,”ujar Prof. Dahlia.

Ketua Baznas Banggai Asri Abasa mengucapkan terima kasih kepada Baznas Sulteng yang telah mempercayakan Baznas Banggai sebagai tuan rumah pelaksanaan pelatihan manajemen bencana tingkat dasar.

“Baznas tidak semata-mata menyalurkan bantuan, tapi terlibat langsung di lapangan sebagai upaya tanggap bencana,”tutur Asri Abasa.

Pelatihan yang berlangsung selama 3 hari (15-17 Agustus) tersebut diikuti sebanyak 33 peserta yang mewakili 4 kabupaten.*