SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAI

Gegara Durian ! Seorang Pemuda Asal Kiloma Banggai Dinyatakan Hilang, Polisi Lakukan Pencarian

476
×

Gegara Durian ! Seorang Pemuda Asal Kiloma Banggai Dinyatakan Hilang, Polisi Lakukan Pencarian

Sebarkan artikel ini
Seorang pemuda asal Desa Kiloma Kecamatan Balantak, Saldi dinyatakan hilang saat mencari buah durian sekitar perkebunan dan hutan Balantak (Foto : Humas Polres Banggai)

PORTAL LUWUK – Pemuda bernama Saldi Manangkari (20), warga asal Desa Kiloma, Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dinyatakan hilang saat mencari buah durian yang jatuh pada area perkebunan Desa Kiloma yang berjarak 5 kilometer dari pemukiman, Kamis (9/3/23) pukul 16.00 Wita.

Sampai saat ini, Polsek Balantak dan Koramil bersama warga terus melakukan pencarian bersama pihak keluarga dengan menyisir area perkebunan dan hutan.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Kapolsek Balantak IPTU Hasan menceritakan, hilangnya Saldi berawal saat mencari durian jatuh yang berjarak sekira 5 KM dari rumah. Ia ditemani dua rekanya bernama Aldi dan Mursal.

Baca Juga :  Proyek RSUD Luwuk Tujuh Lantai Bergeser ke Tahun Depan, Pengawasan Ikut Tak Berjalan

“Kedua teman korban sudah mengajak pulang karena telah mendapatkan delapan buah durian. Akan tetapi Saldi masih ingin mencari tambahan durian lagi,”ujar IPTU Hasan.

Baca Juga :  Wabup Furqanudin Sentil Gaya Hidup Mewah ASN : Beri Contoh Hidup Sederhana, Jangan Terlalu Banyak Flexing

Ia menambahkan, akhirnya Aldi dan Mursal pulang ke kampung meninggalkan korban sendrian pada area perkebunan. Hingga pukul 13.30 Wita, sodara Saldi tak kunjung balik kerumahnya.

Merasa kehilangan pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Balantak.

“Sampai hari ini Sabtu (11/3/23) pencarian terhadap korban masih dilakukan dan belum membuahkan hasil,”terangnya.*