SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAI

Gegara Facebook, Istri Diganggu Suami Bertindak, Terjadi di Mansahang Toili

995
×

Gegara Facebook, Istri Diganggu Suami Bertindak, Terjadi di Mansahang Toili

Sebarkan artikel ini
Melalui mediasi, kasus pengancaman gegara istri pelaku digangu lewat facebook berakhir damai (Foto : Humas Polres)

PORTAL LUWUK – Seorang pria DA (37) mendatangi rumah kediaman keluarga AH (48) dan mengancam akan membunuh anak AH karena tak terima istrinya diganggu lewat medsos facebook dan sering video call bersama anak AH.

Peristiwa ini terjadi di Desa Mansahang Kecamatan Toili, Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (22/6/2023) sekira pukul 09.00 Wita. Namun kasus tersebut telah ditempuh melalui jalan mediasi oleh Bhabinkamtibmas Polsek Toili Aipda Abd. Halim dan berakhir damai.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Menurut Aipda Abdul Halim, kasus pengancaman ini terjadi Kamis (22/6/23) pukul 09.00 Wita, dimana saat itu Korban AH (48) berada dirumahnya di Desa Mansahang, Toili. Kemudian datang DA (37) yang juga sekampung dengan korban.

Baca Juga :  Medan Ekstrem Jadi Kendala, Perbaikan Jaringan Air Bersih Sayambongin Terus Dikebut

“DA datang kerumah keluarga AH sembari membawa sebilah parang dengan mengatakan akan membunuh anak korban,”ujar Aipda Abd. Halim.

DA mengamuk dirumah keluarga AH karena tidak terima istrinya diganggu lewat medsos facebook dan sering video call bersama anak korban.

Mendapat pengaduan dari warga binaan, ia langsung mengundang para pihak untuk dipertemukan di Mapolsek Toili pukul 14.00 Wita.

Baca Juga :  Bawa Arang Tempurung, Truck Fuso Tak Mampu Lewati Medan Sulit Ruas Trans Bualemo

Keduanya diberi ruang untuk bermusyawarah dan bersepakat berdamai. Adapun DA mengaku bersalah karena tidak mampu mengendalikan emosi sehingga mendatangi rumah AH dengan ancaman.

Begitupun dengan anak dari AH yang berjanji tidak akan menggangu istri DA, baik melalui telepon atau pun lewat facebook.

“Kedua belah pihak saling berjabat tangan dan membuat surat pernyataan yang di ketahui Kades Mansahang, Ruhyana,”tukas Bhabin Aipda Abd. Halim.*