SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan -33% Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 15.000 Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
INFO TPHP

Wamentan Harvick Husnul Qolbi : Program SJSP Banggai, Potensi Besar Menekan Kemiskinan Ekstrem

1010
×

Wamentan Harvick Husnul Qolbi : Program SJSP Banggai, Potensi Besar Menekan Kemiskinan Ekstrem

Sebarkan artikel ini
Wamentan Harvick Hasnul Qolbi saat mengunjungi Banggai dalam rangka melihat langsung perkembangan produksi pertanian (Foto : DKISP)

PORTAL LUWUK – Kunjungan Kerja Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Ir. Harvick Hasnul Qolbi mengapresiasi program Satu Juta Satu Pekarangan (SJSP) yang telah dijalankan Kabupaten Banggai.

Wamen Harvick menyebut, program SJSP memiliki potensi besar untuk menekan kemiskinan ekstrim serta dapat menjadi contoh bagi kabupaten/kota maupun provinsi lain.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

“Program Satu Juta Satu Pekarangan ini memang menekan kemiskinan ekstrim. Ini bisa kita jadikan pilot project untuk kabupaten/kota, provinsi lain,”ujar Wamen Harvick dihadapan petani dan penyuluh pertanian di Desa Mulyoharjo, Kecamatan Moilong, Sabtu (9/3/24).

Bupati Banggai Amirudin menyampaikan gambaran potensi pertanian di Kabupaten Banggai. Dimana dengan luas lahan mencapai 27 ribu hektar dan produksi beras mencapai 90 ribu ton per tahun, sementara konsumsi lokal hanya sekira 30 ribu ton.

Baca Juga :  Program Police Goes To School Jangkau SMP Negeri 2 Dusun Sampekonan Liang Bangkep

“Hal ini menciptakan surplus beras sekitar 60 ribu ton yang dapat menjadi penyuplai bagi beberapa kabupaten sekitar,”ujar Amirudin.

Namun, tantangan terbesar dalam meningkatkan produksi pangan lanjutnya, adalah keterbatasan sumber daya produksi seperti pupuk, obat obatan dan alat mesin pertanian.

Salah satu respons terhadap tantangan tersebut, Wamen Harvick Hasnul memberikan bantuan berupa padi biofortifikasi, padi inbrida, jagung hibrida, serta alsintan pra panen.

“Istilah Pak Presiden bukan bantuan lagi, tapi ini merupakan investasi, beberapa bulan kedepan saya akan coba datang kesini mengenai sudah seperti apa pemanfaatan yang sudah diberikan,”jelas Wamen Harvick Hasnul Qolbi.

Terkait subsidi pupuk juga disampaikan dengan jelas oleh Wamen Harvick bahwa ini bukan sekadar rencana, melainkan presiden secara pribadi akan mengawasi pelaksanaannya.

Baca Juga :  Dihadapan 80 Mahasiswa Program Magister UMLB, Bupati Amirudin Beri Materi Kuliah Perdana

“Kita berharap agar bisa direalisasikan karena presiden akan kontrol langsung, setelah idul fitri saya coba minta jadwal presiden untuk datang kesini,”ungkapnya.

Wamen menekankan pentingnya fokus pada peningkatan produksi pertanian secara maksimal dan memastikan ketersediaan pupuk yang terjangkau bagi petani, sambil memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang memadai terhadap pangan.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah serta mempercepat pembangunan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Banggai.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah Kabupaten Banggai secara keseluruhan.*