SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
INTERNASIONAL

Militer Israel Rubah Rumah Sakit Nasser di Gaza Selatan Jadi Barak, Tawan Petugas Medis

765
×

Militer Israel Rubah Rumah Sakit Nasser di Gaza Selatan Jadi Barak, Tawan Petugas Medis

Sebarkan artikel ini
Tentara Israel menahan Dokter Atef al-Hout, Direktur Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis (Foto : Tangkapan Layar Twitter HO-Serambinews)

JAKARTA, PORTAL LUWUK – Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa militer pendudukan Israel mengubah Rumah Sakit Nasser menjadi barak militer. Praktis, rumah sakit yang terletak di Jalur Gaza Selatan itu tak lagi berfungsi.

“Pendudukan Israel menempatkan tenaga medis selama berjam-jam di gedung bersalin sambil diborgol, dipukuli dan ditelanjangi,”ungkap Juru Bicara Kementerian Kesehatan Palestina, dr. Ashraf Al-Qudra dikutip dari laman Telegram Kementerian Kesehatan Palestina/Gaza, Senin (19/2/2024).

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Sekitar 70 tenaga medis Rumah Sakit Nasser ditangkap. “Hanya tersisa 25 staf medis di Rumah Sakit Nasser dan tidak dapat menangani kasus-kasus yang memerlukan perawatan klinis ekstrim,”kata Ashraf.

Baca Juga :  Mobil Yang Ditumpangi Dua Jurnalis Gaza Dibom Tentara Israel, Total 109 Tewas

Dokter perawatan intensif pun ditangkap dan tidak ada dokter yang menindaklanjuti kasus-kasus kritis.
“Pasukan pendudukan Israel menangkap puluhan pasien yang tidak bisa bergerak saat mereka berada di tempat tidur perawatan. Mereka ditempatkan di tempat tidur tentara, ditempatkan di truk, dan dibawa ke tujuan yang tidak diketahui, sehingga membahayakan nyawa mereka,”ujar Ashraf.

Pendudukan Israel memadamkan aliran listrik di Rumah Sakit Nasser selama tiga hari. Pemadaman ini menyebabkan terhentinya pasokan oksigen untuk pasien.

Penghentian pasokan oksigen sejauh ini telah menyebabkan kematian 7 pasien dan kami mengkhawatirkan kematian puluhan kasus serius. Tiga wanita, termasuk seorang dokter, melahirkan di Rumah Sakit Nasser dalam kondisi yang tidak aman dan memaksa, kekurangan air, makanan, listrik, dan kebersihan.

Baca Juga :  Militer Israel Kepung Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis Gaza, Ratusan Korban Syahid Berjatuhan

“Air di Rumah Sakit Nasser terputus total, karena pemadaman generator listrik pada hari ketiga,”lanjut Ashraf melaporkan.

Air limbah membanjiri unit gawat darurat di gedung Al-Taraha di kompleks rumah sakit itu. Pendudukan Israel menolak berkoordinasi untuk memperbaikinya selama beberapa hari.

“Kami menganggap pendudukan Israel bertanggung jawab penuh atas kehidupan staf medis dan pasien di Rumah Sakit Nasser,”tutur Dokter Ashraf Al-Qudra. (top)