SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan -33% Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 15.000 Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo
★ 5 (1)
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAI

UPP Luwuk Gelar Rakor Penanganan Sampah Perairan, Libatkan Banyak Pihak

461
×

UPP Luwuk Gelar Rakor Penanganan Sampah Perairan, Libatkan Banyak Pihak

Sebarkan artikel ini
Antisipasi pencemaran perairan kota Luwuk, UPP gelar rapat koordinasi libatkan banyak pihak (Foto : Humas Polres Banggai)

PORTAL LUWUK – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Luwuk menggelar rapat koordinasi membahas penanganan sampah perairan dan pelabuhan, Kamis (16/2/23).

Rapat dipimpin langsung KUPP Luwuk, Nolvi Adolof dan dihadiri Kapos Pol Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP), Kabid Pelayaran Dishub Banggai, Samsul Gazali Bempah, S. Sos, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, staf KPLP Pelabuhan Luwuk dan sejumlah perwakilan agen pelayaran dan LSM pemerhati lingkungan.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Kapolsek Luwuk AKP Agung Kastria Kesuma, mengungkapkan, rapat tersebut guna membahas dampak limbah sampah plastik yang hampir setiap hari bertebaran pada perairan pantai Kota Luwuk.

Baca Juga :  Sambut Ramadan dengan Penuh Syukur, ASN Bidang PBIP PUPR Banggai Kumpul Bersama

“Para agen pelayaran diminta agar masing-masing kapalnya menyiapkan tempat sampah. Jangan membuang sampah kelaut,”pinta Agung.

Tak hanya itu, lanjut perwira pangkat tiga balak ini, dalam setiap pelayaran kapal, agar menghimbau penumpang tidak membuang sampah sembarangan. “Akibat sampah sampah itu, akan mencemari dan merusak biota yang ada di dalam laut,” jelasnya.

Baca Juga :  DPMD Banggai Bimtek Desa, Pahami Tata Kelola Aset Melalui Digitalisasi SIPADES 3.0

Rapat tersebut sejumlah pihak terkait dapat menyediakan tempat sampah pada titik pelabuhan. “Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah di pantai maupun laut karena berdampak buruk pada kelestarian biota laut,”imbaunya.*