PORTAL LUWUK—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai memastikan akan terus mengawal penyelesaian proyek air bersih Sayambongin hingga benar-benar beroperasi dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
Sebab, proyek peningkatan sistem penyediaan air minum (SPAM) yang dikerjakan melalui dua tahun anggaran, yakni 2024 dan 2025, hingga kini belum sepenuhnya fungsional.
Kepala Bidang Air Minum dan Air Limbah (AMAL) Dinas PUPR Banggai, Christopel Satolom, mengatakan, kendala utama masih terjadi pada jaringan perpipaan yang melintasi wilayah dengan kondisi medan yang ekstrem dan curam.
“Untuk tahap pertama, saat ini yang mengalami kerusakan adalah asesoris berupa sambungan gate valve. Sebelumnya, pipa yang bermasalah sudah diganti menggunakan pipa GIP atau pipa besi sebanyak empat ujung. Setelah diganti, muncul lagi persoalan pada sambungan asesoris,” ujar Christopel, Jumat 17 Juli 2026.
Ia, menjelaskan, proyek tahap pertama tersebut belum diserahterimakan karena masih memerlukan perbaikan. Sementara itu, pekerjaan tahap kedua yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp1,6 miliar pada prinsipnya telah rampung dan kini tinggal menunggu proses koneksi dengan jaringan yang ada.
Menurut Christopel, saat dilakukan uji coba, jaringan air sempat berfungsi dengan baik sehingga pekerjaan dapat masuk pada tahapan provisional hand over (PHO). Namun, seiring waktu, sejumlah persoalan kembali muncul.
“Dulu waktu uji coba sudah berjalan. Karena itu bisa dilakukan PHO. Tetapi kemudian terjadi pipa pecah dan sambungan pipa terlepas. Ini berada di titik yang medannya cukup ekstrem,” katanya.
Pekan lalu, pihaknya masih mengupayakan penggantian asesoris yang rusak dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan akses menuju lokasi pekerjaan.
Kondisi topografi yang menantang membuat penanganan kerusakan tidak dapat dilakukan secara cepat. Meski demikian, Dinas PUPR Banggai memastikan penyedia jasa tetap bertanggung jawab melakukan perbaikan hingga jaringan berfungsi normal.
“Kami akan terus mengawal sampai benar-benar operasional dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” tegas Christopel.(*)
SKRIP BANER ATAS














