SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAIINFO DKISPKABAR TERKINI

DPC PAUD Banggai Dikukuhkan, Target Kesetaraan Pendidikan Anak Usia Dini

268
×

DPC PAUD Banggai Dikukuhkan, Target Kesetaraan Pendidikan Anak Usia Dini

Sebarkan artikel ini
Pengurus antarwaktu DPC PP PAUD Banggai masa bakti 2022-2027 (Foto : DKISP)

PORTAL LUWUK – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kabupaten Banggai melantik pengurus antarwaktu DPC PP PAUD masa bakti 2022-2027, Sabtu (27/9/2025), di Aula Renhil Resto Luwuk.

Dalam kepengurusan, Diana menjadi ketua antarwaktu DPC PP PAUD Banggai setelah menggantikan Merry Abdullah yang mengundurkan diri.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Dalam sambutannya, Diana menyampaikan komitmen PP PAUD Banggai dalam menyukseskan visi misi pemerintah daerah terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang merata dan berkeadilan bagi anak.

Baca Juga :  Bidang Pengairan PUPR Banggai Harap Warga Turut Berperan Menjaga Kebersihan Saluran Drainase

“Kami akan mendorong agar akses dan kualitas pendidikan bisa setara, khususnya bagi anak-anak di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terlua,” ujar Diana.

Kesetaraan pendidikan bagi anak usia dini, kata Diana, menjadi tantangan bagi daerah daerah tertinggal.

Melalui momentum ini, dia berharap, pengurus baru DPC PP PAUD dapat berkontribusi nyata bagi dunia pendidikan di Kabupaten Banggai.

“Semoga dengan kepengurusan yang baru ini, kiprah DPC PP PAUD dapat memberikan manfaat yang luas dibidang pendidikan, khususnya pendidikan usia anak,”harapnya.

Baca Juga :  Genjot Program Unggulan, Pemda Banggai Selaraskan Renstra OPD dan RPJMD

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non-formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai Samsul Bahri Lanta mengatakan, perlu adanya kolaborasi dan sinergisitas lintas sektor untuk mengatasi problem pendidikan anak usia dini.

“Kami berharap ada kolaborasi dan sinergitas kita semua dalam menyukseskan visi misi pemerintah daerah, khususnya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini,”ucap Bahri.*