SKRIP BANER ATAS
★ Unggulan Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000
Es Jeruk Jo
ES Jeruk Jo ★ 5
Es Jeruk Jo
Rp 10.000

Order via WhatsApp
BANGGAI

Dikabarkan Hilang, Pria 92 Tahun Asal Tangeban Banggai Ditemukan Dalam Kondisi Lemas

513
×

Dikabarkan Hilang, Pria 92 Tahun Asal Tangeban Banggai Ditemukan Dalam Kondisi Lemas

Sebarkan artikel ini
Pria 92 Tahun asal Masama dikabarkan hilang namun telah ditemukan (Foto : Humas Polres Banggai)

PORTAL LUWUK – Sempat dikabarkan hilang pada Rabu, (22/2/23) pukul 13.00 Wita., Baba Baco (92) pria asal Desa Tangeban, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, berhasil ditemukan kembali dalam kondisi badan lemas.

Sebelumnya Baba Baco dilaporkan hilang dan dilaporkan keluarganya, saat berpamitan mencari sayur pakis pada kebun belakang rumah yang berlokasi di Dusun II Batu Sopan, Desa Tangeban, Kecamatan Masama Rabu, (22/2/2023) pukul 13.00 Wita.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Karena tak kunjung kembali ke rumah, keluarga merasa cemas dan khawatir lalu melaporkan ke Kasubsektor Masama untuk dilakukan pencarian.

Baca Juga :  Perayaan Paskah Oikumene 2023 Digelar di Gereja Bukit Moria Luwuk

Kasubsektor Masama IPTU Lukman menjelaskan, korban kembali ditemukan pada Jumat (24/2/23) sekira pukul 14.45 Wita dibawah sebuah pohon dalam posisi kebingungan.

“Setelah pencarian melibatkan TNI dan warga sekitar, korban ditemukan sedang duduk pada naungan pohon puncak gunung Dusun II hutan Batu Sopan, Desa Tangeban, Masama,” jelas IPTU Lukman.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi badan lemas dan sedang duduk sendirian pada hutan tersebut.

Baca Juga :  Menjamurnya Sarang Burung Walet, Bapenda Banggai Turunkan Tim Sosialisasi dan Pendataan

IPTU Lukman menambahkan, dalam posisi usia yang sudah ujur, korban mengalami pikun sehingga sulit menemukan jalan kembali pulang.

“Informasi yang kami peroleh, korban sudah pikun. Sehingga kemungkinan yang bersangkutan kesulitan mencari arah jalan pulang. Tapi beruntung korban sudah ditemukan dengan selamat. Namun kondisi badan yang lemas dan langung dibawa ke Puskesmas Tangeban untuk mendapatkan perawatan,”pungkasnya.*