PORTAL LUWUK– Aktivitas perbaikan jalan dan drainase tampak berlangsung di kompleks Pasar Simpong, Luwuk berlangsung dua hari lalu.
Sejumlah pekerja menghampar material timbunan di ruas jalan yang berlubang, sementara pekerja lainnya membongkar serta mengeruk saluran drainase yang tersumbat.
Langkah tersebut merupakan bagian dari penanganan sementara yang dilakukan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Banggai, dengan fokus tidak hanya memulihkan kondisi jalan, tetapi juga mengatasi penyebab genangan yang selama ini berasal dari saluran drainase yang tidak berfungsi optimal.
Beberapa waktu terakhir, kondisi jalan di kompleks Pasar Simpong menjadi sorotan warga. Lubang-lubang di badan jalan kerap dipenuhi air kotor akibat drainase yang meluap, sehingga jalan menjadi becek, licin, dan mengganggu aktivitas pedagang maupun pengguna jalan.
Dalam catatan media ini, Bidang Bina Marga sebelumnya belum melakukan penimbunan maupun melakukan pengaspalan kembali, karena menilai akar persoalan bukan semata-mata kerusakan jalan, melainkan saluran drainase yang tersumbat.
Penanganan jalan tanpa memperbaiki drainase dinilai hanya bersifat sementara karena genangan akan kembali muncul dan mempercepat kerusakan permukaan jalan.
Karena itu, Bina Marga memilih berkoordinasi terlebih dahulu dengan Bidang Pengairan agar kedua pekerjaan dapat dilakukan bersamaan.
“Koordinasikan dengan Bidang Pengairan, sebelum lakukan penanganan,” kata Kepala Bidang Bina Marga PUPR Banggai, Fikri Dari, kepada media ini pada 26 Juni 2026 lalu.
Koordinasi tersebut akhirnya membuahkan hasil. Penanganan sementara kini telah dilaksanakan sebagai bagian dari pekerjaan pemeliharaan rutin ruas jalan kompleks Pasar Simpong Luwuk.
Saat dikonfirmasi media ini pada Jumat sore 10 Juli 2026, Fikri Dari membenarkan bahwa penimbunan jalan telah selesai dilakukan.
“Sudah ditangani dua hari lalu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain melakukan penimbunan badan jalan sepekan setelah kunjungan tim DPRD Banggai itu, pihaknya juga memperbaiki saluran drainase yang sebelumnya menyebabkan air meluap ke permukaan jalan.
“Kami juga sudah memperbaiki drainasenya,” katanya.
Hasil penanganan tersebut mulai terlihat.
Pantauan media ini pada Jumat sore, genangan yang sebelumnya hampir selalu menutupi badan jalan sudah tidak terlihat lagi. Air di saluran drainase mengalir normal dan tidak lagi meluap ke jalan.
Meski demikian, penanganan yang dilakukan saat ini masih bersifat pemeliharaan rutin. Namun setidaknya, langkah tersebut mampu mengembalikan fungsi jalan dan mengurangi risiko kecelakaan serta gangguan aktivitas masyarakat di kawasan Pasar Simpong Luwuk. ***
SKRIP BANER ATAS














