SKRIP BANER ATAS
BANGGAIINFO PUPRTerbaru

PUPR Banggai Tuntaskan Persiapan Penyerahan TPS3R Pagimana kepada DLH 

3
×

PUPR Banggai Tuntaskan Persiapan Penyerahan TPS3R Pagimana kepada DLH 

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang AMAL, Christopel Satolom, melakukan monitoring terhadap TPS3R Pagimana belum lama ini. Fasilitas tersebut disiapkan untuk diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup. (Dok Ist)

PORTAL LUWUK—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai mulai mempersiapkan penyerahan aset Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Pagimana kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Persiapan tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi maupun teknis telah terpenuhi sebelum aset diserahterimakan.

iklan
Scrool Untuk Membaca Berita

Kepala Bidang Air Minum dan Air Limbah (AMAL) Dinas PUPR Banggai, Christopel Satolom, mengatakan, peninjauan terakhir dilakukan pada 13 Juli 2026 lalu.

“Kami sudah melakukan monitoring, karena TPS3R Pagimana memang belum diserahkan ke DLH. Monitoring ini untuk memastikan saat penyerahan nanti semuanya sudah siap,” kata Christopel.

Baca Juga :  Wujudkan Sistem Pengelolaan Data Terintegrasi di Banggai, DKISP Sosialisasi DTSEN

Ia menjelaskan, TPS3R Toili Jaya telah lebih dahulu diserahterimakan dan kini menjadi tanggung jawab instansi pengelola. Sementara TPS3R Pagimana masih menunggu kesiapan dari pihak penerima.

Proyek TPS3R Pagimana dibangun menggunakan anggaran sekitar Rp3 miliar dan menjadi salah satu proyek strategis Pemerintah Kabupaten Banggai pada tahun pelaksanaannya. Pembangunannya juga mendapat pendampingan dari Kejaksaan Negeri Banggai.

Keberadaan fasilitas tersebut bahkan sempat mendapat perhatian langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Banggai saat melakukan peninjauan di sela peresmian Rumah Sakit Pagimana Abdul Chalik Masulili bersama Kepala Kejaksaan Negeri Banggai.

“Penyerahan ini tinggal menunggu kesiapan dari kepala DLH. Kami melakukan monitoring untuk persiapan penyerahan agar ketika diserahkan, semuanya sudah siap,” ujarnya.

Baca Juga :  18 Tahanan JPU Dipindahkan Dari Rutan Polres Ke Lapas Kelas IIB Luwuk

Christopel mengakui, operasional TPS3R nantinya membutuhkan dukungan anggaran yang tidak sedikit, mulai dari biaya listrik hingga kebutuhan operasional lainnya.

Di sisi lain, rencana pembangunan rumah jaga TPS3R Pagimana belum dapat direalisasikan tahun ini. Anggaran sekitar Rp200 juta yang sebelumnya disiapkan terdampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang turut memengaruhi alokasi belanja daerah.

Meski demikian, pihaknya berharap keberadaan TPS3R Pagimana dapat memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mengurangi beban sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir. (*)